Aduan Sapamas Karanganyar
Respon DINAS LINGKUNGAN HIDUP :
Kabupaten Karanganyar Menurut keterangan pak Faisal Rais Hidayat, selaku pengelola TPS Klegen Malangjiwan, TPS Klegen melayani 980 KK terdiri atas Desa Bolon, Gawanan dan Tohudan. Pengambilan oleh armada DLH Karanganyar sebanyak 14 kali sebulan, namun masih terjadi penumpukan. Berbeda ketika dibakar pengambilan sebulan 6 kali sudah cukup dan semua sampah bersih karena residu dari pembakaran diangkut ke TPA Sukosari Jumantono. Pihak pengelola TPS beencana akan menghidupkan kembali tungku pembakaran untuk mengelola sampah yang ada. Saat ini baru dilakukan perbaikan cerobong dan ditinggikan agar asap yang keluar tidak langsung menyebar ke pemukiman di sekitarnya. Diharapkan dengan beroperasinya pembakaran maka sampah yang ada akan tuntas dan residunya bisa diangkut ke TPS Sukosari Jumantono. Demikian untuk menjadi perhatian. Terima kasih
Respon DINAS LINGKUNGAN HIDUP :
kita sampaikan respon dari DLH
Respon DINAS LINGKUNGAN HIDUP :
ada dilampiran
Respon DINAS LINGKUNGAN HIDUP :
Terimakasih atas masukannya, kami akan berusaha meningkatkan pelayanan persampahan di Kab.Karanganyar dengan lebih maksimal. Namun usaha kami tidak lepas dari partisipasi warga masyarakat, kami akan menghimbau perangkat desa setempat utk lebih ketat melakukan pengawasan di area aduan dan juga melakukan sosialisasi saat pertemuan warga agar tidak membuang sampahnya di sembarang tempat apalagi tepian jalan umum, kelola sampah sesuai aturan prinsip 3R, galakkan bank sampah dan pilah sampah dari rumah tangga masing-masing agar tidak banyak juga sampah yg terbuang ke TPA *(Tempat Pembuangan Akhir) sampah
Respon DINAS LINGKUNGAN HIDUP :
Menurut keterangan pak Faisal Rais Hidayat, selaku pengelola TPS Klegen Malangjiwan, TPS Klegen melayani 980 KK terdiri atas Desa Bolon, Gawanan dan Tohudan. Pengambilan oleh armada DLH Karanganyar sebanyak 14 kali sebulan, namun masih terjadi penumpukan. Berbeda ketika dibakar pengambilan sebulan 6 kali sudah cukup dan semua sampah bersih karena residu dari pembakaran diangkut ke TPA Sukosari Jumantono. Pihak pengelola TPS beencana akan menghidupkan kembali tungku pembakaran untuk mengelola sampah yang ada. Saat ini baru dilakukan perbaikan cerobong dan ditinggikan agar asap yang keluar tidak langsung menyebar ke pemukiman di sekitarnya. Diharapkan dengan beroperasinya pembakaran maka sampah yang ada akan tuntas dan residunya bisa diangkut ke TPS Sukosari Jumantono. Demikian untuk menjadikan perhatian. Terima kasih
Respon DINAS LINGKUNGAN HIDUP :
baik.. kembali kami sampaikan ke wilayah utk di tindaklanjuti kak
Respon DINAS LINGKUNGAN HIDUP :
Selamat Pagi Pengangkutan Sampah Desa Jaten bekerja sama dgn swasta, mohon pengambilan sampah diselesaikan dengan pihak swasta, dikarenakan keterbatasan kendaraan DLH dan sudah mempunyai jadwal pengambilan masing- masing🙏
Respon DINAS LINGKUNGAN HIDUP :
kami kirimkan laporan/jawaban dari DLH Kab. Karanganya, kami sampaikan berikut ini :
Respon DINAS LINGKUNGAN HIDUP :
wa'alaikumsalam wr wb.. Untuk tempat sampah sebenarnya sudah disediakan tempat sampah portabel agar memudahkan petugas kebersihan Kabupaten dalam pengangkutannya. Penyediaan fasilitas tersebut akan kami evaluasi kembali, mengingat banyak juga aduan masuk bahwa tidak ditemukan tempat sampah tersebut. Terimakasih atas masukannya dan menjadi koreksi kami dalam sistem pengelolaan persampahan. 🙏
Respon DINAS LINGKUNGAN HIDUP :
haloo kak.. kembali kami sampaikan ke Dinas nggih