Tolong disampaikan langsung kepada bapak rober bupati, saya ingin bapak merespon atas nama pemerintah yang berpihak sama rakyat kecil. dari dulu jaman burina sampai pak yuli keberadaan toko kelontong dilindungi tidak ada toko alfa, indo maret di pelosok2, setau saya yang boleh dibuka toko francis milik pemodal besar begini cuma di kota saja, sekarang kok mulai merebak lagi dimana mana, malah seperti kayak dikamuflase namanya minimarket tapi isinya sama saja dari francise besar, foto ini ada di karangpandan, model beginian saya temui juga di banyak titik, kayak di tawangmangu plumbon jalur kelok delapan, di eksit toll gondangrejo juga ada, mau dibiarkan sampe kapan pak. intinya saya mohon ketegasan kepada pak rober apa memang aturan nya sekarang dilonggarkan sehingga nanti akan mematikan toko kelontong lokal? Mohon kalau bisa kearipan lokal yang sudah dibangu n tetap dijaga dan dipertahankan demi memihak rakyat kecil pak. Maturnuwun pak rober
3 April 2025 11:48
WA sapamas
Kpd yth penanya, dg adanya UU No 11 Th 2020 ttg Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2021, dmn kmd muncul sistem OSS utk pndaftaran usaha mk semua warga negara dimudahkan utk berusaha dan berinvestasi, yg slh satu contohny adl utk usaha yg beresiko rendah cukup mndaftar utk mndapatkn NIB (Nomor Induk Berusaha) dan bisa langsung membuka usahanya. Toko modern ada 2, yaitu yg masuk kategori mikro (modal cash max 1 milyar, tdk termasuk bngunn dan tanah) dan ada yg masuk usaha non mikro (alfamart, indomart, alfamidi dsb) Utk usaha mikro saat ini blum ada pembatasan krn usaha mikro umumnya pemiliknya merupakan warga lokal, adapun toko modern mikro saat ini byk bermunculan karena dampak tuntutan jaman dimana semakin bykny masy yg mbutuhkn tempat berbelanja yg nyaman dan praktis. Utk usaha toko non mikro, utk pndiriannya hny boleh di 3 wilayah kec yaitu kec kra, jaten dan colomadu. Dg keluhan ini akan kami tindaklnjuti dg mngecek keberadaan toko yg ada utk memastikn klengkpn perijinn yg ada apkh sdh sesuai dg ketentuan. Demikian terimakasih
3 April 2025 14:42
0 Hari 2 Jam 54 Menit
DINAS PERDAGANGAN, PERINDUSTRIAN DAN TENAGA KERJA
Lokasi Aduan: