Aduan Sapamas Karanganyar

Respon DINAS PERHUBUNGAN :

Kpd Yth. Pelapor, Terimakasih utk laporannya, terkait parkir secara hukum, parkir didefinisikan sebagai kendaraan berhenti sementara dan ditinggalkan pengemudinya. Jd memang tdk ada batas minimal waktu utk kendaraan yg terkena parkir. Solusinya lebih pada komunikasi antara pemilik kendaraan dg petugas parkir jika memang hanya sebentar mninggalkan kendaraan dsb. Demikian terimakasih

Waktu aduan : 30 April 2026 23:27

WA sapamas
Waktu Respon : 1 Hari 11 Jam 17 Menit

Respon DINAS PERHUBUNGAN :

Kpd Yth. Pelapor, Terkait dg parkir di mie gacoan, pada minggu kemarin telah ada pertemuan dg pihak manajemen dan pihak parkir, yg intinya tidak boleh ada parkir mobil di badan jalan dan untuk mengalihkn ke lokasi lain jika parkir telah penuh, guna menjaga keselamatan pengguna jalan. Untuk kejadian tersebut akan menjadi evaluasi kami terkait dg manajemen parkir yg ada agar keselamatan pengguna jalan mjlenjadi prioritas utama. Terimakasih

Waktu aduan : 27 April 2026 06:26

WA sapamas
Waktu Respon : 0 Hari 3 Jam 52 Menit

Respon DINAS PERHUBUNGAN :

Yth. Pelapor Terima kasih atas masukannya, selanjutnya akan kami catat sbg bahan evaluasi utk penertiban penggunaan ruas² jalan dalam rekomendasi yg diberikan Dan utk informasi lanjutan, bahwa dlm rangka mendukung penghematan energi dan pengurangan emisi, CFD KRA yg semula dilaksanakan jam 06.00-09.00 WIB, *diperpanjang menjadi 06.00-10.00 WIB

Waktu aduan : 26 April 2026 07:28

WA sapamas
Waktu Respon : 0 Hari 1 Jam 36 Menit

Respon DINAS PERHUBUNGAN :

Hari ini Tim Ranbu APILL sudah melakukan perbaikan kabel sambungan, APILL sudah menyala normal kembali

Waktu aduan : 23 April 2026 09:13

WA sapamas
Waktu Respon : 0 Hari 6 Jam 2 Menit

Respon DINAS PERHUBUNGAN :

Kpd Yth. Pelapor Terkait dg retribusi parkir di tepi jalan sudah diatur dalam Perda Retribusi dan Pajak Daerah Kab. Karanganyar dalam rangka membantu peningkatan pendapatan asli daerah Kab. Karanganyar. dari beberapa titik parkir tepi jalan yg ada salah satu jukir yg mengajukan untuk pengelolaan parkir resmi adalah di tepi jalan area lapangan RM Said. Saat ini tim telah melakukan inspeksi ke beberapa titik parkir dlm rangka pembinaan dan pengawasan. Demikian terimakasih

Waktu aduan : 21 April 2026 15:38

WA sapamas
Waktu Respon : 0 Hari 20 Jam 40 Menit

Respon DINAS PERHUBUNGAN :

Yth. Pelapor Terima kasih atas informasinya, beberapa saat lalu pun telah ada laporan dan informasi sejenis ttg kondisi LPJU di lokasi ringroad Kebakkramat. Perlu kami sampaikan bahwa LPJU di ruas jalan tsb adalah kewenangan Jalan Nasional, dan atas aduan sebelumnya kami telah menyusun nota dinas resmi yg telah kami lengkapi hasil survey kondisi LPJU utk disampaikan kepada BPTD Prov. Jawa Tengah sebagai instansi pengampu ruas jalan tsb beserta alat kelengkapannya. Kami mohon pengendara agar tetap berhati-hati, tidak melawan arah dan menggunakan peralatan kendaraan standar untuk menghindari kecelakaan.

Waktu aduan : 18 April 2026 21:00

IG kabupaten
Waktu Respon : 0 Hari 0 Jam 25 Menit

Respon DINAS PERHUBUNGAN :

Yth. Pelapor Terima kasih atas informasinya, setelah kami cek, unit lampu di PJU tsb mengalami konsleting yg sangat berbahaya, oleh karenanya kami lepas terlebih dahulu sembari menunggu proses pengadaan bahan lampu. Segera akan kami tindaklanjuti sebagaimana antrian yg telah kami susun utk prioritas perbaikan wilayah perkotaan. tindaklanjut selanjutnya: Hari ini sudah dilakukan tindak lanjut perbaikan 🙏🏻 (memberikan dokumentasi foto), pukul 09.56 WIB pada Senin 20 Maret 2026

Waktu aduan : 17 April 2026 11:09

WA sapamas
Waktu Respon : 0 Hari 1 Jam 5 Menit
“Selamat malam pak .... Ajeng tangklet pak....jalan sepanjang jetak wonorejo sampai blembem kelurahan plesungan dipasangi polisi tdur semua.... Jalan raya kalo dpasangi polisi tdur mending dulu tdk usah dianggarkan pembangunan..biarkan saja berlobang…. Perempatan ceplukan juga ada polisi tdur dr segala penjuru....itu perempatan macet...dtambah dg polisi tidur....kalo tdk bisa menghaluskan...biarkan saja jalannya rusak g usah dipasang polisi tidur ndak usah dibenerin. Kalaupun dpasang pun sdh ada ketentuannya bapak...rada landai....bukan per 100meter ada polisi tidur...apalagi yg di jalan jetak kawasan industri yg dlunya rusak parah....dipasang g lagi landai tp segitiga....itu nanti kedepannya juga problem...selain jalan rusak...sepeda rusak...dtambah boyok e pak juga,,kedepannya kita kan akan menua juga pak...itu ngaruh ke kesehatan juga lo pak....boleh dpasang tp tolong dg aturan...mending g usah dibenerin jalannya drpda full dg polisi tidur yg g aturan...ampun pakk .... Belom lagi misal ada yg sakit emergency...ambulan bawa pasien emergency harus lewat bertarung dg seribu polisi tidur. Kalau itu jalan kampung monggo...itu jalan lintas milik pemerintah....pemerintah juga menjalankan kan juga dg ketentuan pak....Sya dengar dr warlok sekitar itu sdh dg ijin dari pupr...pertanyaannya apakah pupr tdk tau batas aturan speed bum djalan pak,,,. Ijin...mohon maaf ini menyampaikan masukan...sekali lagi bukan karna bgaimana2...alhamdulillah sy puas dg kinerja bpak robert yg sy pilih....tp blom puas dg pra pejabat bawahan yg mengatasi masalah ini...ijin mohon maaf sekali lagi ini disampaikan agar menjadi perbaikan bersama. Terimakasih sebelomnya”

Respon DINAS PERHUBUNGAN :

Kpd Yth Pelapor, Terimakasih utk laporannya, terkait dg pemasangan speed bump (polisi tidur) di Indonesia telah diatur oleh Peraturan Menteri Perhubungan No. 14 Tahun 2021, speed bump hanya boleh dipasang di jalan lingkungan terbatas, area parkir, dan jalan privat dengan kecepatan operasional di bawah 10 km/jam, serta wajib berwarna kombinasi kuning/putih dan hitam. Pemasangan polisi tidur juga tidak boleh dilakukan sendiri oleh warga tanpa izin dari Dinas Perhubungan setempat. Dan berdasarkan Pasal 274 UU LLAJ No. 22 Tahun 2009, pemasangan pembatas jalan ilegal yang mengganggu fungsi jalan dapat dikenakan sanksi hukum. Adapun Prosedur Pengajuan untuk pemasangan resmi, masyarakat harus mengajukan permohonan ke pemerintah desa/kelurahan, yang kemudian akan ditindaklanjuti oleh Dinas Perhubungan untuk pengecekan kelayakannya. Terkait dg keluhan ini akn kami lakukan pengecekan ke lokasi dan akan berkoordinasi dg pemerintah desa setempat utk tindaklnjutnya. Demikian terimakasih.

Waktu aduan : 13 April 2026 20:55

WA sapamas
Waktu Respon : 0 Hari 14 Jam 10 Menit

Respon DINAS PERHUBUNGAN :

Yth. Pelapor Terima kasih atas informasi yg disampaikan, segera setelah pengadaan bahan lampu kami terima, akan kami laksanakan kembali kegiatan pemeliharaan sesuai daftar list sebelumnya utk ruas² jalan Kabupaten Karanganyar sesuai dengan kewenangan Dinas Perhubungan. Untuk spanduk akan kami tindak lanjuti. terimakasih.

Waktu aduan : 11 April 2026 22:14

Facebook Kabupaten
Waktu Respon : 1 Hari 17 Jam 10 Menit